contoh kalimat malacca sultanate
- The modern history of Perak began with the fall of the Malacca Sultanate.
Sejarah modern menyebutkan Perak bermula dari kejatuhan Sultan Malaka. - Muar is also the home for the one and only tomb of the 7th Malacca Sultanate, Sultan Alauddin Riayat Shah I (1477–1488).
Muar juga adalah tempat terletaknya satu-satunya makam kesultanan Malaka yaitu Sultan Alauddin Riayat Shah 1 (1477-1488). - In 1511, after the fall of the Malacca Sultanate to the Portuguese, Sultan Mahmud Shah retreated and established his government in Bentan.
Pada tahun 1511, setelah Kesultanan Melaka jatuh ke tangan Portugis, Sultan Mahmud Shah telah berpindah dan mendirikan kerajaannya di Bentan. - In 1414, he visited the Malacca Sultanate, its ruler Iskandar Shah was Muslim and also his people, and they were very strict believers".
Pada tahun 1414, ia (Cheng Ho) mengunjungi Kesultanan Malaka, penguasanya Iskandar Shah adalah Muslim dan juga warganya, dan mereka percaya dengan sangat taat". - The earliest recorded historical relation between the two nations are the trade relations between the Malacca Sultanate and the Ryūkyū Kingdom in the 15th century.
Hubungan sejarah yang tercatat paling awal antara kedua negara adalah hubungan perdagangan antara Kesultanan Melaka dan Kerajaan Ryukyu pada abad ke-15. - Among the most notable Muslim kingdoms are the Malacca Sultanate that control the strategic Malacca strait, and Demak Sultanate that replace Majapahit as the regional power in Java.
Salah satu kerajaan Muslim yang memiliki kekuatan ekonomi dan politik dikawasan nusantara saat itu adalah Kesultanan Melaka yang mengontrol strategis selat Malaka, dan Kesultanan Demak yang menggantikan Majapahit sebagai kekuatan regional di Jawa. - Following the defeat of the Malacca Sultanate on 15 August 1511 in the capture of Malacca, Afonso de Albuquerque sought to erect a permanent form of fortification in anticipation of the counterattacks by Sultan Mahmud.
Selepas kekalahan Kesultanan Malaka pada 15 Agustus 1511 dalam peristiwa perebutan Malaka, Afonso de Albuquerque mulai berupaya membangun kubu pertahanan permanen guna mengantisipasi serangan balasan dari Sultan Mahmud. - In 1514, there was a Portuguese military expedition that traced the Siak River, in order to find the location of a kingdom they believed existed in the area, and at the same time to pursue followers of Sultan Mahmud Shah who fled after the fall of the Malacca Sultanate.
Pada tahun 1514, terdapat sebuah ekspedisi militer Portugis yang menelusuri Sungai Siak, dengan tujuan mencari lokasi sebuah kerajaan yang diyakini mereka ada pada kawasan tersebut, dan sekaligus mengejar pengikut Sultan Mahmud Syah yang melarikan diri setelah kejatuhan Kesultanan Malaka.